Terima kasih untuk kalian

Senin, 25 Februari 2013

| 1 komentar
ini buku pertama saya. jujur, siapa yang tidak senang dan Bangga bila sebuah tulisan ini terbit menjadi sebuah buku. ini lah #SMRbekesah dan bisa di order disini

Samarinda bekesah 

buku ini mungkin tidak banyak menyampaikan terima kasih saya kepada kalian. jadi saya tuliskan rasa terima kasih saya lewat blog ini. dimana blog ini yang memulai semuanya.

1. keluarga saya, bapak, ibu dan adek saya ( Beby/Sulthan ) dan almarhum nenek.

2. @bakardonat. Trida dan mbak Rifka.

3. Wahyu, Agung, Ridho dan semua temen - temen hubungan internasional angkatan 2010 :D

4. buat @isamarinda @samarindaupdate @about_samarinda @bloggersmr dan @_kompag ( Agus, Reza, Boim, om Fir dan masih banyak lagi lah :p ) tentunya buat bang Ade yang sudah banyak membantu saya :D

5. buat mbak @Niamiranti dan @Yustinus_esha yang sudah berkerja keras dalam hal ini. salam super ya :p

6. buat Mariatul Kibtiah, Rian, Apri, Andri Irawan, Ocha, Fitrian, dan Naufal yang sudah bersama - sama menulis di #SMRbekesah. kalian keren uy :D

7. buat Terry, Echy, Ekky yang dari dulu dukung untuk nulis.

8. buat @nulisbuku yang sudah wujudkan mimpi kami :')

9. buat temen - temen yang sudah ikut menyumbangkan kenangan kalian tentang supermarket anna :D

10. terakhir buat kalian yang sudah rela menyisakan uang jajan kalian untuk membeli buku ini.. terima kasih banyak :D


READ MORE - Terima kasih untuk kalian

Pembicaraan ( yang seharusnya ) tiga orang

Jumat, 22 Februari 2013

| 0 komentar
sebenarnya ini hanyalah dua orang. hanyalah cerita dua orang. realita dua orang. kebohongan dua orang. yang di ceritakan kepada orang ketiga..

jadi, sebenarnya sebuah obrolan ini seharusnya ada tiga orang. supaya tidak ada yang merasa siapa yang benar dan siapa yang salah. siapa yang bodoh dan siapa yang pintar. siapa yang hebat dan siapa yang cupu.

ketika satu dari dua orang ini tidak hadir, maka satu dari dua orang itu pasti merasa paling benar bercerita kepada orang ketiga tersebut. dan otomatis orang ketiga menyangka si ini benar. padahal siapa tau si itu yang benar.

bukankah semua orang selalu menaburkan bumbu di setiap obrolan ? dan itu sangat manusiawi..
bukankah setiap orang selalu egois untuk benar dan tidak mau kalah dalam satu hubungan yang mereka awali.
dan bukankah seharusnya memang di utarakan perasaan ini oleh dua orang dan didengar orang ketiga dan orang kesekian kalinya..

hanya dua orang itu yang tau cerita yang benar dan bohong.
sedangkan orang ketiga itu hanya tau dan percaya dengan apa yang dia dengar :)
READ MORE - Pembicaraan ( yang seharusnya ) tiga orang

Jenguk Wahyu Yuk

Senin, 18 Februari 2013

| 0 komentar
Sebenarnya saya sudah tau minggu ini doi mau masuk rumah sakit. walaupun saya sendiri gak tau persis hari apa dia bakal masuk. lagi pula saya tidak begitu tau dia sakit apa. yang pasti kalau sampai masuk rumah sakit gak mungkin karena masuk angin. paling keseleo...

suatu malam, ketika saya lagi duduk diteras rumah teman di Senggata. iya, saya lagi diluar kota saat itu. tiba - tiba sms masuk. saya kira ada seseorang yang lagi kangen. tapi ternyata teman kampus yang sms. cowok lagi. si Rudy dan isi smsnya seperti ini " jenguk Wahyu yok malam ini " . saya gak membalas sms itu. berarti doi sudah masuk rumah sakit. saya lagi diluar kota pasti tidak bisa ikut. 

besok malamnya ketika lagi bergalau - ria di twitter. banyak teman - teman yang bertanya " kamu sudah jenguk Wahyu ? " dan temen - temen kampus juga nelpon saya untuk ngajak jenguk bareng Wahyu. tapi apa daya saya lagi kerja. pulangnya jam 10 malam. masa iya jenguk orang jam segitu. tau dirilah. kalau jenguk orang itu bagusnya jam 3... subuh...

akhirnya setelah ber dm ria bersama Wahyu untuk menanyakan alamat rumah sakitnya dan kamarnya biar gak salah. kan gak lucu juga ternyata salah masuk kamar. tiba juga saya menjenguknya. saya jenguk dia jam sepuluh pagi kalo gak salah. yes, gumam saya. akhirnya saya sempat jenguk dia. soalnya ada doa kecil tadi semoga dia masih dirumah sakit supaya masih sempat jenguk dia. eh, itu doa bagus atau gak ya ? 

saya membuka pintu kamar nomer empat. dan langsung tersenyum melihat teman yang satu ini sakit. bisa juga dia sakit ya. dia ditemanin adeknya Nana. terus saya bilang, jangan bukakan lagi pintu rumahmu kalau aku sampai gak sempat jenguk hhe. dan gak tau juga ngomong gitu biar keren aja sih. terus saya bertanya lagi. 

jadi yang jaga kamu Nana ?

iya, Wahyu menjawab.

tiba - tiba saya berpikir kalau yang jaga Wahyu itu Nana terus teman - temannya banyak yang jenguk. jangan Ge eR dulu ya.. siapa tau kamu cuma jadi alasan untuk di jenguk. padahal yang di jenguk lain juga hhe. kalau saya sudah biasa. Nana itu sudah saya anggap seperti adek.. nya Wahyu.

Wahyu sendiri cara berpakaiannya tidak seperti orang sakit. malah seperti orang ingin bepergian keluar rumah. terus dia sempat nawarin saya roti. ini siapa yang sakit pikir saya. terus dia juga banyak ketawa dan sesekali online. jadi nyesal juga jenguk orang ini hhe. dirumah sakit memang gak ada yang bisa dilakukan selain online. jadi mungkin yang dilakukan Wahyu di rumah sakit kira - kira seperti ini.

Buka facebook - liat pemberitahuan - tutup lagi.

Buka Twitter - liat isi mention - tutup lagi.

Buka kunci hape - liat jam - tutup lagi.

Atau malah.

Buka batrei - liat batreinya - pasang lagi batreinya.

sudahlah lupakan tadi. intinya setelah ngobrol banyak hal dan sempat mencomot roti dari dia. saya undur diri dari rumah sakit.

sebagai teman saya mendoakanmu sembuh. agar saya bisa numpang wifi dirumahmu lagi :)
READ MORE - Jenguk Wahyu Yuk

Sebuah perasaan

Minggu, 17 Februari 2013

| 0 komentar
Apa yang kamu ketahui tentang perasaan ? aku tidak begitu paham tentang hal itu. aku juga tidak begitu paham tentang perasaan orang lain. apalagi tentang perasaan diri sendiri.

akhir - akhir ini aku tak mengerti apa yang terjadi dengan perasaan ini. aku gak tau apa yang harus kulakukan dengan perasaan ini. perasaan yang tumbuh dari tidak kesengajaan. perasaan yang datang tiba - tiba tanpa memberitahu.

bagaimana bila perasaan yang tidak seharusnya hadir itu nyata ? bagaimana rasanya setiap hari diselimuti sebuah perasaan kalut. bagaimana rasanya perasaan itu menghantui tiap harinya, bagaimana rasanya ingin lari sekencang - sekencangnya dari perasaan itu tapi tidak bisa ? 

terus apa yang akan kalian lakukan bila perasaan itu menimpa kalian ? ada saran ? ada masukan ? ada tips ? ada baygon ?

jadi serumit itukah sebuah perasaan ? tidak seperti logika ? tidak menyenangkan sekali ternyata mempunyai sebuah perasaan ini. tapi kadang - kadang perasaan itu membuat kamu senang juga. jadi intinya gimana ya ?

ingin lari tapi gak jadi. sangat rumit sekali ternyata..

dan sepertinya tulisan ini sudah terlanjur terbawa perasaan. saatnya mengakhirinya :))
READ MORE - Sebuah perasaan

About Me

Foto saya
Samarinda, Indonesia
Tulisan saya sudah diantologikan antara lain : Samarinda Bekesah (NulisBuku 2013) Samarinda Under Attack (leutikaprio 2013)

Karya Terbaru


Followers

hit counter

Website counter

Klik Indonesia